
PASURUAN – Kecelakaan tunggal terjadi di jalur utama Banyuwangi-Surabaya, tepatnya di
jembatan perlintasan kereta api (Viaduk) Gempol, Pasuruan, pada Rabu (17/12) pagi. Sebuah
truk box dilaporkan terpental hingga terguling setelah menabrak bagian atas jembatan akibat
sopir yang kurang memperhitungkan ketinggian kendaraan.
Menurut saksi di lapangan, truk box tersebut melaju dari arah Banyuwangi menuju Surabaya
dengan kecepatan yang cukup tinggi. Setibanya di lokasi kejadian, sopir diduga tidak menyadari
bahwa ketinggian kendaraannya melebihi batas maksimal jembatan perlintasan kereta api yang
setinggi 2,5 meter.

Benturan keras tak terelakkan. Akibat hantaman pada bagian atas jembatan, truk box tersebut
terpental dan berakhir terguling ke sisi kanan jalan. Penanganan Satlantas Polres Pasuruan bersama Pos Lantas Gempol Menerima laporan tersebut, jajaran Satlantas Polres Pasuruan segera meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan evakuasi dan pengaturan lalu lintas.
“Sopir truk box diduga kurang memperhitungkan ketinggian muatan atau kendaraannya saat
melintasi Viaduk Gempol. Truk melaju kencang dan langsung menghantam jembatan hingga
terguling,” ujar salah satu petugas di lokasi.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Sopir hanya mengalami syok dan luka
ringan. Meski sempat terjadi kepadatan saat proses evakuasi badan truk, saat ini arus lalu lintas
dari arah Banyuwangi maupun sebaliknya dilaporkan sudah kembali berjalan dengan normal.

Pihak Satlantas Polres Pasuruan menghimbau kepada para pengemudi kendaraan besar untuk
lebih memperhatikan rambu batas ketinggian, terutama saat melintasi kawasan Viaduk Gempol
guna menghindari kejadian serupa terulang kembali. (Vn)